REFORMASI POLITIK DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN UMUM PADA ERA REFORMASI DI INDONESIA

Main Article Content

I MADE KARTIKA

Abstract

Abstract Reform is a change that exists at a time in society or the State in all fields whether it is political, legal, economic, and social. Political reform is a drastic change for improvement in politics. In Indonesia, many have experienced changes in politics, one of them is in the implementation of the general election. The Indonesian nation has eleven election times, with every execution having differences. Elections are a process of selecting people who will occupy the seat of government. This general election is held to create a democratic State, where the leaders are selected by majority vote. Elections are held periodically as a means of democracy that will give birth to the sovereignty of the people as the core in the life of the state. The general election followed by the people is very important for the effectiveness of the organization. Elections using district and proportional systems are excellent for implementation in Indonesia since the Indonesian nation consists of several islands. The problem studied in this research is how the implementation of elections in Indonesia during the reform period and what Kendaa-obstacles facing elections during the reform era. In the process of collecting data to complete this research, the authors use the study of documentation and literature. Based on the analysis conducted through documentation and literature techniques, then in the implementation of elections during the reform era has many changes. At the time of liberation reform every person founded the party caused the number of parties during the reform period. This freedom also led to a number of dark campaigns that prevented the people from participating in a better change of government with all their heart. Such problems are still very difficult to avoid during the reform period. Elections during the reform period are also not as smooth as expected, because there are many political actors who only think about their personal interests and their party.Keywords: Political Reform, General Election, Reform Era Abstrak Reformasi merupakan perubahan yag ada pada suatu masa di masyarakat atau Negara dalam segala bidang baik itu politik, hukum, ekonomi, maupun sosial. Reformasi politik adalah perubahan secara drastis untuk perbaikan dalam bidang politik. Di Indonesia telah banyak yang mengalami perubahan dalam politik salah satunya adalah dalam  pelaksanaan pemilihan umum. Bangsa Indonesia telah banyak sebelas kali melaksanaan pemilihan umum, dengan setiap pelaksanaaannya memiliki perbedaan. Pemilihan umum adalah suatu proses untuk memilih orang-orang yang akan menduduki kursi pemerintahan. Pemilihan umum ini diadakan untuk mewujudkan Negara yang demokrasi, dimana para pemimpinyya dipilih berdasarkan suara terbanyak. Pemilihan umum diselenggarakan secara berkala sebagai sarana demokrasi yang akan melahirkan kedaulatan rakyat sebagai inti dalam kehidupan bernegara. Pemilihan umum yang diikuti oleh rakyatnya sangat penting untuk efektifitas penyelenggaraan negranya. Pemilihan umum yang menggunakan sistim distrik dan proporsional sangat bagus untuk diterapkan di Indonesia berhubung bangsa Indonesia terdiri dari beberap pulau. Masalah yang diteliti dalam peneliitian ini yaitu bagaimana pelaksanaan pemilihan umum di Indonesia pada masa reformasi dan apa Kendaa-kendala yang dihadapi pemilihan umum dimasa reformasi. Dalam proses pengumpulan data untuk menyelesaikan penelitian ini, penulis menggunakan tehnik studi dokumentasi dan kepustakaan. Berdasarkan analisis yang dilakukan melalui tehnik dokumentasi dan kepustakaan, maka dalam pelaksanaan pemilihan umum pada masa reformasi telah banyak perubahan. Pada masa reformasi kebebasan setiap orang mendirikan partai menimbulkan banyaknya partai pada masa reformasi. Kebebasan ini juga menyebabkan banyaknya kampanye gelap yang menghalang rakyat untuk berpartisipasi dalam mengubah pemerintahan lebih baik dengan sepenuh hati. Masalah-masalh yang seperti inilah masih sangat sulit dihindar pada masa reformasi. Pemilihan umum pada masa reformasi juga tidak berjalaan mulus sesuai yang dicita-citakan, karena banyaknya pelaku-pelaku politik yang hanya memikirkan kepentingan  pribadi dan partainya.Kata kunci : Reformasi Politik, Pemilihan Umum, Era Reformasi

Article Details

How to Cite
KARTIKA, I. M. (2017). REFORMASI POLITIK DALAM PELAKSANAAN PEMILIHAN UMUM PADA ERA REFORMASI DI INDONESIA. Widya Accarya, 8(2). https://doi.org/10.46650/wa.8.2.576.%p
Section
Articles

References

Bungin Burhan, 2003.Analisis data Penelitian Kualitatif.Jakarta : Pt. Grafindo Persada
Bogdan dan Tailor , 1975 J. Moleong, Lexy, 1989. Metode penelitian kualitatif. Bandung: Remadja Karya
Huntington, Samuel, 1995. Gelombang pendemokrasian ketiga (terjemahan Aril Marjohan). Jakarta: LP3ES
Huda, Ni’ Matul, 2005.Hukum Tata Negara Indonesia. Jakarta: Pt Raja Grafindo Persada
http://id.wikipedia.org/wiki/Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2009
Lexy J. Moeong, 2000. Metode penelitian Kualitatif.Bandung : Pt. Remaja Rosdakrya
M. Nasir, 2011. Metode penelitian cetak ke 6. Bogor: Ghalia Indonesia.
Mohamad Mafud MD, 1999. Hukum dan Pilar-pilar Demokrasi.Yogyakarta :Gama Media hal:8
Munasef, 1989,System pemerintahan di Indonesia.Cv Haji Masagung. Jakarta,
hal 7
Mariam Budiardjo, 2013. Dasar-Dasar Ilmu Politik, edisi revisi, cet ke 6 ,Jakarta: Gramedia, hal.462
Nawawi, Hadari, 1985. Metode Penelitian Bidang Social.Yogyakarta :Gadjah Madah University
Miftah Thoha, 2014. Birokrasi Politik Dan Pemilihan Umum di Indonesia. Jakarta: Prenamedia Group
Soebagio, H. 2008. Implikasi Golongan Putih Dalam Perspektif Pembangunan Demokrasi di Indonesia .jurnal makara social humaniora. Volume 12, no. 2
Suharsimi Arikunto, 2006. Prosedur penelitian : Sutau pendekatan Praktik. Jakarta: Pt. Rineka Cipta
Syahrial syarbaini, 2002.Sosiologi dan Politik. Jakarta: Ghalia Indonesia,
Untuk Pemilu 2014, UU No 8 tahun 2012, ...., ....
UU no 8 tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Legislatif, ..., ....
UU no. 3 tahun 1999 tentang pemilu, ... ....