KEBERLANJUTAN (SUSTAINABILITAS) PASAR TRADISIONAL DI BALI

  • I Nyoman Gde Suardana Fakultas Teknik Universitas Dwijendra

Abstract

Saat ini, "pasar swalayan modern" banyak dibangun dalam bentuk mal, minimarket, supermarket atau hypermarket. Kehadirannya seperti mulai kian berlebihan dan memberi dampak pada wajah arsitektur kotanya. Terkendalikah pertumbuhannya? Sudahkah bercitra Bali? Lantas, bagaimana peran, makna dan fungsi keberadaan pasar tradisional ke depan? Bagaimana dengan pendekatan estetikanya?Tujuan dilakukan penelitian adalah guna mengetahui sejauh mana faktor-faktor yang mempengaruhi makna sebuah tempat (place) dan ruang (space) sebuah pasar secara arsitektural. Eksistensi suatu ruang publik kiranya bisa dikaji dari segi konteks, citra dan estetikanya. Dengan kata lain, keberadaan sebuah pasar tradisional, serta kaitan antara tempat lainnya masing-masing, tak boleh tercerabut dari pemahaman manusia yang hidup dan bergerak di dalamnya. Lantaran dimensi ruang publik bersifat sosio-spasial, maka makna keberadaan sebuah pasar tradisional di dalam kota tak semata memberi nilai bagi diri sendiri, melainkan juga untuk orang-orang yang hidup dan beraktivitas di "ruang" kota setempat.Di sisi lain, mal, minimarket, supermarket atau semacamnya, boleh dikata sebagai wujud implementasi fisik perdagangan dari sistem budaya asing (kapitalis?), sehingga nilai keuntungan ekonomi jauh lebih banyak direguk pihak "luar".Kata Kunci: keberlanjutan, pasar tradisional, Bali

References

Aryana, I.B. Putra, M. SS (2007) Indik Karang Panes (Menyingkap Hunian Manusia yang Mendatangkan

Bahaya), Denpasar: Bali Aga.

Bonta, J P, 1979, Architecture and its interpretation, Rizzoli International Publications, INC.

Bleicher, Josef, 2003, Hermeutika Kontemporer: Hermeneutika

sebagai Metode, Filsafatdan Kritik, Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.

Bidja, I Made, 2000, Asta Kosala-Kosali, Asta Bumi, Denpasar:BP.

Etlin, Richard A, 1994, Symbolic Space, London:The University of Chicago Press, Ltd.

Gelebet, I Nyoman, Ir., 1981/1982, Arsitektur Tradisional Daerah Bali, Departemen Pendidikan dan

Kebudayaan, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi.

Gadamer, Hans-Georg, 1975, Truth and Method, New York: The Seabury Press.

Published
2014-07-07
How to Cite
[1]
Suardana, I.N.G. 2014. KEBERLANJUTAN (SUSTAINABILITAS) PASAR TRADISIONAL DI BALI. Jurnal Anala. 1, 1 (Jul. 2014). DOI:https://doi.org/10.46650/anala.1.1.129.%p.
Section
Articles