PENDEKATAN KONTEKSTUAL PESISIR PANTAI DALAN RANCANGAN ARSITEKTURAL BEACH CLUB DI PANTAI BALANGAN, BALI

  • I Kadek Merta Wijaya universitas warmadewa
Keywords: beach club, konsep material, rancangan bentuk, konsep sistem struktur, pantai Balangan

Abstract

Beach club menjadi fasilitas wisata yang digandrungi oleh para wisatawan yang menginginkan untuk menghabiskan waktu sepanjang hari dipinggir pantai dengan berkumpul, bercengkrama, menari mengikuti alunan music, berjemur, dan menikmati miniman dan makanan. Karakter kegiatannya membutuhkan ruang terbuka dan semi terbuka untuk menikmati pesona pantai seperti teriknya matahari, deburan ombak, maupun sunset. Kondisi tersebut memerlukan rancangan fasilitas untuk mewadahi kegiatan dan juga merespons kontekstual pesisir pantai yang memiliki cuaca yang panas dan kering. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan konsep skematik rancangan beach club yang merespons kontekstual pesisir pantai. Lokus kajian berada di Pantai Balangan sebagai salah satu pantai di Bali yang memiliki pasir putih dan bertebing, memiliki hamparan laut yang biru serta keindahan sunset. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah research and development (R&D) melalui tahapan kajian terhadap karakter aktifitas dan fungsi beach club serta kondisi eksisting Pantai Balangan. Selanjutnya merumuskan konsep rancangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kontekstual Pantai Balangan. Penelitian ini menghasilkan skematik desain bentuk, material, dan sistem struktur bangunan yang mampu merespon kondisi kontekstual pantai yaitu tekanan angin, iklim panas dan kering serta aspek korosi di daerah pantai.

References

Antoniades, Anthony C. 1990. Poetics of Architecture. New York: Van Nostrand Reinhold.
Brolin, B. C. 1980. Architecture in Context. New York: Van Nostrand Reinhold Company.
Hamzah, Amir. 2019. Penelitian Berbasis Proyek: Metode Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Malang: Literasi Nusantara.
Hermawan, Hermawan, Eddy Prianto, and Erni Setyowati. 2018. “Analisa Perbandingan Suhu Permukaan Dinding Rumah Vernakular Pantai Dan Gunung.” Jurnal Arsitektur ARCADE 2(3): 149.
Kenchington, R. 1993. Tourism in Coastal and Marine Environments-a Recreational Perspective. Manag: Ocean Coast.
Kindangen, Jefrey. 2017. Pendinginan Pasif Untuk Arsitektur Tropis Lembab. Sleman: Deepublish.
Mehrabi, Mehdi. 2016. “Consideration Of Climate Impact On Contextual Architecture In Arid Regions.” The Turkish Online Journal Of Design, Art And Communication 6(AGSE): 2011–18. http://www.tojdac.org/tojdac/VOLUME6-AGUSPCL_files/tojdac_v060AGSE179.pdf.
Merli, R. et al. 2019. “The Impact of Green Practices in Coastal Tourism: An Empirical Investigation on an Eco-Labelled Beach Club.” International Journal of Hospitality Management 77(August): 471–82. https://doi.org/10.1016/j.ijhm.2018.08.011.
Nursaniah, Cut, Izziah Izziah, and Laila Qadri. 2017. “Konsep Kearifan Lokal Dari Konstruksi Rumah Vernakular Di Pesisir Barat Aceh Untuk Perancangan Arsitektur Modern (Studi Kasus: Wilayah DAS Krueng Tripa, Kabupaten Nagan Raya).” Tesa Arsitektur 14(2): 55.
Paramita, Triana. 2021. “Pemanfaatan Pencahayaan Alami Pada Iklim Tropis Terhadap Bangunan Hotel Resort Di Bali.” Jurnal Arsitektur ZONASI 4(1): 114–20.
Prianto, Eddy, Bambang Suyono, Septana Bagus Pribadi, and Muhammad Sahid Indraswara. 2018. “Resilient Disain Tropis Pada Bangunan Kampus Universitas Diponegoro Semarang.” Modul 18(1): 33.
Rahayuningtyas, Novitasari. 2017. “Penerapan Arsitektur Kontekstual Dalam Perancangan Kawasan Wisata Budaya Samin Di Blora.” ARSITEKTURA 15(2): 378. https://jurnal.uns.ac.id/Arsitektura/article/view/15406.
Sari, Yuanita Nur Permata, Ofita Purwani, and Hardiyati. 2018. “The Redesigning Strategy Of Jebres Market For Heritage Tourism With Contextual Architectural Approach.” Arsitektura 16(1): 119–28.
Sriwadani, Nani. 2018. “Tinjauan Bentuk Sirkulasi Udara Rumah Adat Kampung Cikondang, Desa Lamajang, Kabupaten Bandung.” NARADA, Jurnal Desain & Seni 5(1): 1–8.
Sugiono. 2016. Metode Penelitan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supervised, Mayssara A. Abo Hassanin, and Affiifi. 2014. “Jenis-Jenis Wisatawan.” Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents: 8–36.
Suprayitno. 2018. “Konsep Arsitektur Tropis Pada Rumah Panggung Eks. Kesultanan Deli.” Journal Of Architecutre And Urbanism Research 1(2). https://ojs.uma.ac.id/index.php/jaur/article/view/1762/1623.
Susanti, Dewi. 2014. “Perawatan Kayu Secara Tradisional Pada Masyarakat Bugis-Makassar Dan Toraja.” Jurnal Konservasi Cagar Budaya 8(1): 4–11. http://borobudur.kemdikbud.go.id/index.php/jurnalkonservasicagarbudaya/article/view/118.
Thania, Bella Mareta, and Ari Widyati Purwantiasning. 2020. “Kajian Konsep Arsitektur Kontekstual Pada Bangunan Di Kawasan Kota Tua Jakarta.” MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian 4(1): 1–16. http://library.matanauniversity.ac.id/ojs/index.php/marka/article/view/81.
Published
2022-02-24
How to Cite
[1]
I Kadek Merta Wijaya 2022. PENDEKATAN KONTEKSTUAL PESISIR PANTAI DALAN RANCANGAN ARSITEKTURAL BEACH CLUB DI PANTAI BALANGAN, BALI . Jurnal Anala. 10, 1 (Feb. 2022), 38-47. DOI:https://doi.org/10.46650/anala.10.1.1215.38-47.
Section
Articles