Implementasi Digital Performance Assesment Dalam Pembelajaran IPAS SD Kurikulum Merdeka: Studi Pada Penguatan Profesi Kependidikan

Authors

  • Dewi Juniayanti Universitas Dwijendra, Indonesia
  • I Made Astra Winaya Universitas Dwijendra, Indonesia
  • I Putu Rangga Sedana Putra Universitas Dwijendra, Indonesia
  • I Kadek Andika Putra Universitas Dwijendra, Indonesia
  • I Wayan Suardana Universitas Dwijendra, Indonesia

Keywords:

Digital Performance Assessment, IPAS, Kurikulum Merdeka, Profil Pelajar Pancasila, Profesionalisme Guru

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Digital Performance Assessment (DPA) dalam pembelajaran IPAS berbasis Kurikulum Merdeka, menilai dampaknya terhadap capaian hasil belajar siswa dan penguatan dimensi Profil Pelajar Pancasila, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses penerapannya. Penelitian ini menggunakan desain PTK model spiral Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan pendekatan campuran (mixed methods) untuk memperoleh data kuantitatif dan kualitatif yang saling melengkapi. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas IV SD Negeri 6 Penatih. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi e-portfolio, wawancara semi-terstruktur, tes kinerja berbasis inkuiri, dan kuesioner persepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan DPA melalui e-rubric, e-portfolio, dan umpan balik formatif digital secara konsisten meningkatkan rata-rata skor hasil belajar IPAS dari 71,3 pada siklus I menjadi 84,7 pada siklus III. Selain itu, ketercapaian dimensi Profil Pelajar Pancasila khususnya bernalar kritis, kreativitas, gotong royong, dan kemandirian menunjukkan tren peningkatan positif pada setiap siklus. Guru dan siswa menilai DPA lebih transparan, autentik, partisipatif, dan mendorong pembelajaran yang bermakna. Secara keseluruhan, DPA terbukti relevan sebagai strategi asesmen inovatif yang mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sekaligus memperkuat profesionalisme guru di era digital.

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Revisi ed.). Rineka Cipta.

Fauzi, A., & Lestari, D. (2022). Penguatan Dimensi Profil Pelajar Pancasila melalui Asesmen Autentik Digital.

Juniayanti, I. (2020). Implementasi Self-Regulated Learning berbantuan Google Classroom pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Universitas Pendidikan Ganesha.

Juniayanti, I. (2021). Pemanfaatan media lingkungan dalam meningkatkan motivasi dan kemampuan berpikir kritis siswa SD. Universitas Pendidikan Ganesha.

Juniayanti, I., & Susila, I. G. (2021). Efektivitas penggunaan media PECS dalam meningkatkan kemampuan komunikasi anak autis di SLB Negeri 1 Gianyar. Jurnal Pendidikan Khusus, 15(2), 45–58. https://doi.org/10.23887/jpk.v15i2.34567

Juniayanti, L. (2021). Penerapan model Self-Regulated Learning berbantuan media digital di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(2), 45–56.

Kemdikbudristek. (2022). Panduan Profil Pelajar Pancasila.

Nugraha, D. M. D. P., Juniayanti, D., & Indraswati, P. T. (2023). Pembelajaran STEAM Berbasis Studi Kasus Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VI Sekolah Dasar. Widya Accarya, 14(2), 164-171.

Nugraha, I. W., Santoso, B., & Putri, M. (2024). Pembelajaran berbasis studi kasus dengan pendekatan STEAM untuk menstimulasi kemampuan berpikir kritis siswa SD. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 13(1), 12–25. https://doi.org/10.15294/jpii.v13i1.9876

Nugroho, H. (2022). Penelitian tindakan kelas: Konsep, prosedur, dan implementasi di sekolah dasar. Prenadamedia Group.

OECD. (2023). Digital assessment and learning in schools. Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan. https://www.oecd.org/education/digital-assessment

Putra, A., & Ariyanto, R. (2023). Pemanfaatan asesmen digital dalam Kurikulum Merdeka: Studi pada sekolah dasar di Bali. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 15(1), 10–25.

Putra, D. P., & Ariyanto, F. (2023). Asesmen digital dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka: Studi adaptasi dan monitoring perkembangan siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(3), 101–115. https://doi.org/10.31227/osf.io/xyz123

Sortwell, A., et al. (2024). Digital Formative Assessment and K-12 Learning Outcomes: A Meta-Review.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sutrisno, S. (2021). Pembelajaran Proyek dan Kolaborasi dalam Pendidikan Dasar.

Yuniari, D. (2022). Pengaruh asesmen digital berbasis Google Form terhadap motivasi dan akuntabilitas belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 7(2), 67–78.

Yuniari, N. (2022). Pemanfaatan asesmen digital berbasis Google Form untuk meningkatkan motivasi belajar dan akuntabilitas penilaian di SD. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(4), 77–89. https://doi.org/10.31227/osf.io/abc456

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Dewi Juniayanti, I Made Astra Winaya, I Putu Rangga Sedana Putra, I Kadek Andika Putra, & I Wayan Suardana. (2026). Implementasi Digital Performance Assesment Dalam Pembelajaran IPAS SD Kurikulum Merdeka: Studi Pada Penguatan Profesi Kependidikan. Widya Accarya, 17(1), 128–136. Retrieved from https://ejournal.undwi.ac.id/widyaaccarya/article/view/1803

Citation Check