Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar IPAS di Tinjau dari Motivasi Belajar Siswa Kelas V SD

Authors

  • Kadek Erlin Dwi Cahayanita Institut Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Indonesia
  • Putu Sanjaya Institut Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Indonesia
  • Nyoman Lisna Handayani Institut Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja, Indonesia

Keywords:

inkuiri terbimbing, hasil belajar, motivasi belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis perbedaan hasil belajar IPAS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran konvensional, (2) menguji pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar, (3) menganalisis perbedaan hasil belajar pada siswa bermotivasi tinggi, dan (4) pada siswa bermotivasi rendah, berdasarkan model pembelajaran yang digunakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Gugus VI Sutasoma, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Desain penelitian menggunakan kuasi-eksperimen dengan pendekatan faktorial 2×2. Hasil analisis menunjukkan: (1) terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPAS antara kelompok inkuiri terbimbing dan kelompok konvensional, (2) terdapat interaksi signifikan antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar, (3) siswa bermotivasi tinggi yang mengikuti inkuiri terbimbing memperoleh skor lebih tinggi secara signifikan dibanding kelompok konvensional, dengan selisih rata-rata 12,824 poin (p < 0,001), dan (4) siswa bermotivasi rendah yang mengikuti inkuiri terbimbing juga menunjukkan peningkatan hasil belajar secara signifikan dibanding kelompok konvensional, dengan selisih rata-rata 1,588 poin (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing efektif meningkatkan hasil belajar IPAS, baik pada siswa dengan motivasi tinggi maupun rendah.

References

Adim, N. (2021). Model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan hasil belajar. Yogyakarta: Deepublish.

Bruner, J. S. (1961). The act of discovery. Harvard Educational Review, 31(1), 21–32.

Cronbach, L. J., & Snow, R. E. (1977). Aptitudes and instructional methods: A handbook for research on interactions. New York: Irvington Publishers.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (1985). Intrinsic motivation and self-determination in human behavior. New York: Plenum Press.

Hanafiah, N., & Suhana, C. (2009). Konsep strategi pembelajaran. Bandung: Refika Aditama.

Kandia, I. W. (2023). Sejarah Perjalanan Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Kurikulum Di Indonesia. JOCER: Journal of Civic Education Research, 1(2), 65-75.

Kapoh, R. J., Pattiasina, P. J., Rutumalessy, M., Wariunsora, M., Tabelessy, N., & Santika, I. G. N. (2023). Analyzing the Teacher's Central Role in Effort to Realize Quality Character Education. Journal of Education Research, 4(2), 452-459.

Kemendikbud. (2020). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Laksana, A. P. (2023). Model Pendidikan Karakter Dengan Landasan Komponen Contextual Teaching And Learning. JOCER: Journal of Civic Education Research, 1(1), 16-23.

Lestari, I. (2020). Pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 53(2), 145–152.

Santika, I. G. N. (2021). Grand desain kebijakan strategis pemerintah dalam bidang pendidikan untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Jurnal Education and development, 9(2), 369-377.

Santika, I. G. N., Suarni, N. K., & Lasmawan, I. W. (2022). Analisis perubahan kurikulum ditinjau dari kurikulum sebagai suatu ide. Jurnal Education and development, 10(3), 694-700.

Sugih, W., Rahayu, S., & Prasetyo, Z. K. (2023). Integrasi IPA dan IPS dalam pembelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(1), 34–42.

Suarningsih, N. M., Santika, I. G. N., Roni, A. R. B., & Kristiana, R. J. (2024). Pendidikan Karakter Di Indonesia Dalam Berbagai Perspektif (Definisi, Tujuan, Landasan dan Prakteknya). Jocer: Journal of Civic Education Research, 2(2), 61-73.

Sujana, I. G., Semadi, A. A. G. P., Suarningsih, N. M., Retnaningrum, E., Widyatiningtyas, R., & Santika, I. G. N. (2023). The Strategic Role of Parents in Optimizing Character Education in Early Childhood in the Family Environment. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3241-3252.

Sutika, I. M., Kandia, I. W., & Jara, L. R. (2024). Penerapan Metode Mind Mapping Dalam Meningkatkan Hasil Belajar PKN. JOCER: Journal of Civic Education Research, 2(2), 34-44.

Suyanto, S. (2016). Menuju masyarakat pembelajar: Pendidikan di era globalisasi dan Revolusi Industri 4.0. Yogyakarta: LKiS.

Tilaar, H. A. R. (2002). Pendidikan, kebudayaan dan masyarakat madani Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Wahyuni, N. P. S., Widiastuti, N. L. G. K., & Santika, I. G. N. (2022). Implementasi Metode Examples Non Examples Dalam Pembelajaran Daring Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 9(1), 50-61.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Kadek Erlin Dwi Cahayanita, Putu Sanjaya, & Nyoman Lisna Handayani. (2026). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar IPAS di Tinjau dari Motivasi Belajar Siswa Kelas V SD. Widya Accarya, 17(1), 21–28. Retrieved from https://ejournal.undwi.ac.id/widyaaccarya/article/view/1704

Citation Check