Fungsi Dan Nilai Ceritera Rakyat Bali Dalam Menuntun Pendidikan Karakter
DOI:
https://doi.org/10.46650/wa.14.1.1391.48-57Keywords:
Fungsi, Nilai Cerita Rakyat dan Pendidikan KarakterAbstract
References
Acetylena, Sita. 2018. Pendidkan Karatker Ki Hajar Dewantara. Malang: Madani, Kelompok Intrans Publishing Wisma Kalimetro.
Adriyetti, Amir. 2013. Sastra Lisan Indonesia. Yogyakarta: Andi.
Amir Piliang, Yasraf. 2010. Hiper Semiotika Tafsir Cultural Studies Atas Matinya Makna. Yogyakarta: Jalasutra, Anggota IKAPI.
Barker, Chris. 2006. Cultural Studies, Teori dan Praktik. Terjemahan oleh Nurhadi. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Barthes,Roland. 2009. Mitologi. Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Borba, Michele. 2008. Building Moral Inteligence, The Seven Essential Virtues that Teach Kids to do the Right Thing. Terj. Membangun Kecerdasan Moral, Tujuh Kebajikan Utama untuk Membentuk Anak Bermoral Tinggi, oleh Lina Jusuf. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Bruner, Edward. 1993. "Introduction: The Etnographic Self and the Personal Self" dalam Paul Benson (Ed.) Antrophology and Literature. Urbana dan Chikago: University of Illinois Press.
Creasy. "What is Character", dalam Educational Policy. Volume 3, nomor 12, hlm. 6.
Cokrowinoto, Sardanto. 1986. "Manfaat Foklor Bagi Pembangunan Masyarakat". Dalam Keseniasn, Bahasa, dan Foklor Jawa, oleh Soedarsono, ed. Yogyakarta: Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Nusantara (Javanologi) Diektorat Jendral Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Endaswara, Suwardi, 2011. Metodologi Penelitian Sastra. Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: CAPS.
Endaswara, Suwardi. 2012. Metodologi Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Mulyasa, H.E. 2016. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Poerwanto, Hari. 2000. Kebudayaan Dan Lingkungan Dalam Perspektif Antropologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rafiek, M. 2013. Pengkajian Sastra. Bandung: PT Refika Aditama.
Rosyidi, Ikhwan., dkk. 2010. Analisis Teks Sastra. Mengungkap Makna, Estetika, dan
Ideologi dalam Perspektif Teori Formulka, Semiotika, Hermeneotika, dan Strukturalisme Genetik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sudharta, Tok Rai, dkk. 1993. Kebudayaan dan Kepribadian Bangsa. Denpasar: Upada Sastra.
Suparno, Paul, dkk. 2002. Pendidikan Budi Pekerti di Sekolah Suatu Tinjauan Umum. Yogyakarta: Kanisius.
Priantini, D.A.M.M.O. (2019). Pengembangan Model Pembelajaran Model Pembelajaran Karakter Berbasis Mesatua Bali Untuk Anak Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Widya Accarya, 10(2).
Wahyudi, Ibnu., ed. 2004. Menyoal Sastra Marginal. Jakarta Selatan: Widyatama Widya
Sastra.
Virilio, Paul. 1991. The Aesthetic of Disappearance, Semiotect (e), New York.
Zubaedi. 2011. Desain Pendidikan Karakter, Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta: Kencana
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
An author who publishes in the Widya Accarya agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).
Read more about the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence here: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.











