PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS SAINTIFIK DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SISWA KELAS V SD DWIJENDRA DENPASAR

  • I Nengah Sudiarta Universitas Dwijendra
  • Atanasia Mei Omas Universitas Dwijendra
  • I Made Astra Winaya Universitas Dwijendra
Keywords: tematik, saintifik, keterampilan proses

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui penerapan model pembelajaran tematik berbasis saintifik dapat meningkatkan keterampilan proses siswa, 2) Untuk mengetahui respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran tematik berbasis saintifik dalam meningkatkan keterampilan proses siswa kelas V SD Dwijendra Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan tes keterampilan proses. Analisis  datanya menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tematik berbasis saintifik dapat meningkatkan keterampilan proses.  Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan keterampilan proses dan respon siswa disetiap siklus yaitu pada siklus I, total nilai tes keterampilan proses siswa 2853.33 dengan skor rata-rata 73.16, dengan ketuntasan ada 28 orang siswa (71,79 %) siswa yang tuntas diatas KKM. Sedangkan pada siklus II diperoleh total nilai akhir 3310 dengan rata-rata 84.87, dengan ketuntasan 100% siswa tuntas diatas KKM. Hasil observasi respon siswa pada siklus I diperoleh total nilai 3025.00 dengan rata-rata 77.56, dengan  persentase siswa yang dapat merespon dengan sangat baik 3 orang (7,69%), merespon dengan baik 12 orang siswa (30,77%), dapat merespon cukup sebanyak 12 orang (30,77%), dan yang kurang respon ada 12 orang (30,77%). Pada siklus II hasil observasi respon siswa meningkat menjadi 3400 dengan rata-rata 87,18 dengan rincian sebanyak 13 orang siswa (33,33%) sudah merespon dengan sangat baik, 25 orang siswa  (64,10%) merespon dengan baik, dan 1 orang (2,56%) merespon dengan cukup. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti menyarankan pengimplementasian model pembelajaran tematik berbasis saintifik dalam proses pembelajaran dilakukan secara berkesinambungan, khussunya dalam mengatasi permasalahan serupa.

References

Ali Muhammad. (2005). Statistik Penelitian. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Amalia Sapriati, dkk. (2008). Pembelajaran IPA di SD. Jakarta: Universitas terbuka

Awalludin, dkk. (2009). Statistik Pendidikan. Jakarta: Direktorat Jendral

Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional

Ifanul lagi belajar. (online). Macam-macam metode pembelajaran. (http%3A%2Fifzanul.blogspot.com/2009/12/macam-macam-metode-pembelajaran/di aksesDesember 2009

Patta Bundu. (2006). Penilaian Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah alam Pembelajaran Sains Sekolah Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. (2006).Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Mata Pelajaran IPA. Jakarta: Depdiknas.

Sugiono, (2011).Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan, Kuantitatif, Kualitatif,dan

R&D.Bandunng: alfabeta.

Syaiful Bahri Djamrah, dkk. (2010). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta Suharsimi Arikunto, dkk. (2008). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: Sinar Grafika Trianto, (2008). Mendisainpembelajaran kontekstual di kelas. Surabaya: Cerdas pustaka Wijaya Kusumah, dkk. (2011). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas.

Published
2021-12-01